Home > Pangeran > K-78 Berharap pada Pangeran Ali
K-78 Berharap pada Pangeran Ali
Posted on Senin, 13 Juni 2011 by dragon kenshin
JAKARTA, (PRLM).- Kedatangan perwakilan FIFA diharapkan mayoritas pemilik suara yang tergabung dalam Kelompok 78 bisa meluruskan carut marut yang terjadi di sepak bola Indonesia.
Wakil Presiden FIFA, Pangeran Ali bin Hussein asal Jordania ini tiba di tanah air, Senin (13/6) siang.
Rencananya, dia melakukan pertemuan dengan 30 perwakilan pendukung George Toisutta dan Arifin Panigoro Selasa (14/6) malam ini, di Amuz Resto Energy, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu perwakilan pendukung George - Arifin, Saleh Mukadar menuturkan pihaknya akan melakukan lobi kepada Pangeran Ali untuk bisa meloloskan dua jagoan mereka dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI 2011/2015 yang akan berlangsung pada kongres di Solo, 9 Juli mendatang.
"Kami akan berbicara dengan perwakilan FIFA, segala fakta yang ada di lapangan kami beberkan. Kami minta agar Pangeran Ali bisa membantu menjelaskan ke Presiden FIFA mengenai pencabutan pelarangan empat calon tersebut dicalonkan. Berbagai upaya akan kami dilakukan bukan hanya melalui banding saja," ujarnya saat dihubungi wartawan, Senin (13/6).
Senin malam, Pangeran Ali sudah terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Arifin secara khusus.
Seperti yang diketahui, meski akan melakukan lobi ke Pangeran Ali, sebelumnya para pemilik suara juga telah memperjuangkan George dan Arifin melalui Court Arbitrase for Sports (CAS).
Rencana putusan banding akan kedua kandidat tersebut baru akan keluar pada Rabu (15/6) mendatang. "Kami tetap menunggu keputusan CAS. Tetapi, upaya lain harus dilakukan. Yang pasti mayoritas anggota akan meminta secara langsung kepada Prince Ali agar dua nama itu lolos. Kami berharap sikap lunak ditunjukan FIFA setelah melihat langsung keinginan dari anggota," tutur Saleh menambahkan.
Sekretaris Umum Pengprov Jambi Hadiyandra berharap pertemuan dengan Pangeran Ali bisa membuahkan solusi. "Kita akan bicara soal perjalanan PSSI dari awal Desember atau Januari, kita akan bicara riil. Kita akan bicara fakta yang di kroscek dengan statuta. Kesimpulan biar beliau yang menyumpulkan sesuai Statuta FIFA dan PSSI, dan hasil pertemuan ini bisa ke sidang AFC atau FIFA hingga bisa memberikan solusi untuk carut marut ini," jelas Hadiyandra. (A-161/A-26).***
Category Article Berharap, Pangeran