Home > Gedung > Kota Bandung akan Bangun Gedung Baru DPRD
Kota Bandung akan Bangun Gedung Baru DPRD
Posted on Rabu, 15 Juni 2011 by dragon kenshin
BANDUNG, (PRLM).- Gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung yang ditargetkan tuntas dibangun tahun depan diharapkan bisa menghemat uang rakyat yang selama ini habis untuk biaya sewa hotel saat menggelar rapat. Saat ini tahapan pembangunan sampai pada pembuatan detail engineering design (DED) dengan kebutuhan biaya mencapai Rp 1,8 miliar.
“Pembuatan DED diharapkan tuntas tahun ini sehingga pembangunan fisik bisa dimulai tahun depan. Kami perkirakan dalam delapan bulan pembangunan selesai. Gedung baru akan sanggup menampung seluruh anggota sehingga penting untuk menghemat biaya rapat keluar yang terpaksa masih sering dilakukan,” kata Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, Rabu (15/6).
Menurut Erwan, gedung Dewan yang ada sekarang sudah tidak memadai lagi untuk menampung 50 anggota Dewan dan 96 staf Sekretariat Dewan. Hal ini jugalah yang menurut Erwan menjadi penyebab utama masih banyaknya acara atau rapat Dewan yang diselenggarakan di luar kantor. “Dengan gedung baru, sebisa mungkin seluruh rapat dilangsungkan di sana, kecuali memang benar-benar tak bisa dan harus dilakukan di luar,” ujarnya.
Sekretaris DPRD Kota Bandung Herry Jauhari tidak bisa ditemui di kantornya untuk memastikan berapa jumlah anggaran rapat di hotel yang dilakukan Dewan dalam satu tahun. Lewat pesan pendek, ia mengatakan tengah berada di luar kantor dan tidak bisa memberi informasi karena dokumen ada di kantor.
Selain menyediakan ruang rapat luas, menurut Erwan, gedung baru diusahakan mengakomodasi kebutuhan kaum difabel dalam memperoleh akses jalan. “Hal ini penting diperjuangkan karena mereka yang datang ke gedung Dewan bukan saja warga yang tak cacat. Kaum difabel pun berhak mendapatkan akses,” tuturnya.
Direncanakan, gedung baru DPRD berdiri di lahan milik Pemkot seluas 10 ribu hektare di Jalan Sukabumi, tidak jauh dari Kantor Dinas Pemadam Kebakaran. Dari luasan tersebut, 6 ribu hektare di antaranya digunakan untuk bangunan fisik dan sisanya sebagai ruang terbuka hijau (RTH). (A-165/das)***
Category Article Bandung, Bangun, Gedung