Tak Digaji, Sebelas Tahun Elis tak Bisa Pulang

ADANG JUKARDI/"PRLM" Susi Susanti (29) sedang memperlihatkan foto bibinya, Elis Binti Darwan (36), tenaga kerja wanita (TKW) warga Kp. Sirnasari RT 02/RW 34, Kel/Kec. Palabuhanratu yang bekerja di Al Uyun/Al Hasa, Arab Saudi. Elis, sudah 11 tahun tidak pulang ke rumahnya dan tidak pernah digaji oleh majikannya, Kamis (23/6).*

SUKABUMI, (PRLM).- Pihak keluarga Elis Binti Darwan (36), tenaga kerja wanita (TKW) asal Kp. Sirnasari RT 02/RW 34, Kel/Kec. Palabuhanratu yang bekerja di Al Uyun/Al Hasa, Arab Saudi, sudah 11 tahun tidak pulang. Kondisi itu, terjadi akibat Elis tidak punya ongkos pulang karena majikannya Khalifa Al-Dasiim tidak pernah memberikan gaji selama 11 tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Bahkan majikannya, selalu menahan Elis untuk pulang. Ketika ditelepon langsung oleh keluarganya, majikannya selalu mengulur-ulur waktu dan ingkar janji. Padahal kontrak kerja Elis di Arab Saudi dengan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Graha Tama Indo Karya di Jln. Suci, Ciracas, Jakarta Timur, hanya dua tahun.

“Bi Elis sudah lama ingin pulang. Bahkan dia sempat meminta tolong kepada saya untuk membantu menguruskan kepulangannya. Kasihan bibi saya, sering menangis karena ingin pulang ke rumah. Saya pihak keluarganya, memohon kepada pemerintah supaya bisa membantu kepulangannya,” ujar Susi Susanti (29) keponakan Elis, ketika ditemui di rumahnya di Kp. Sirnasari, Kamis (23/6).

Susi mengatakan, sebetulnya Elis sudah meminta pulang kepada majikannya, sejak tiga tahun bekerja. Akan tetapi, dikarenakan majikannya selalu mengulur-ngulur waktu dan banyak alasan, sehingga sampai 11 tahun ini Elis tidak bisa pulang. Parahnya lagi, selama itu juga, Elis tidak pernah mendapatkan gaji dari majikannya.
“Padahal Bi Elis itu pergi ke Arab-nya bareng sama saya. Saya juga sudah dua kali pulang dari Arab. Tapi kenapa, bibi saya sudah 11 tahun ini tidak bisa pulang. Tanggal 2 Mei lalu, saya pernah ngobrol langsung dengan Bi Elis lewat telepon. Bi Elis minta dibantu supaya secepatnya bisa pulang,” kata Susi.

Menurut dia, keinginan pihak keluarga supaya Elis bisa segera pulang ke kampung halamannya, selain karena Elis mengaku sudah tidak betah, juga anaknya telantar. Sampai-sampai anaknya, Alfiah yang sudah menginjak usia remaja, selalu menanyakan kapan ibunya pulang. Ditambah lagi, sudah 11 tahun Elis bekerja, tidak pernah menerima gaji dari majikannya.

“Buat apa bekerja juga, kalau tidak digaji. Bayangkan pak, sudah 11 tahun bibi saya tidak digaji. Kalau kerjaan sih tidak ada masalah, dan Bi Elis pun tidak pernah mendapatkan penyiksaan dari majikannya. Tapi permasalahanya, sudah 11 tahun tidak digaji,” tutur Susi didampingi kakak kandung Elis, Ny. Ipung (52)

Susi menjelaskan, ia sudah beberapa kali menelepon majikannya supaya Elis secepatnya dipulangkan. Akan tetapi, majikannya selalu mengulur-ngulur waktu dan banyak alasan. Terkadang telepon rumah majikannya susah dihubungi. “Sampai-sampai, saya kesal dan sempat marah-marah kepada majikannya. Tapi majikannya, selalu bilang tidak tahu,” katanya.

Untuk membantu kepulangan Elis, kata Susi, Rabu (22/6) kemarin ia mendatangi kantor PJTKI PT Graha Tama Indo Karya di Jakarta untuk meminta bantuannya. Walaupun proses kepulangan Elis bukan tanggungjawab perusahaan itu karena sudah di luar kontrak kerja dua tahun, namun perusahaan itu akan berusaha membantunya. “Tapi seandainya perusahaan tidak berhasil memulangkan Bi Elis, saya akan mengadukan permasalahan ini ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di Jakarta,” kata Susi.

Ny. Ipung menambahkan, akibat tidak digaji, sehingga sejak Elis berangkat menjadi TKW September 2000, sampai sekarang tidak pernah mengirimkan uang kepada keluarganya. terutama kepada anaknya. Akibatnya, sampai sekarang keluarganya dililit utang sekitar Rp 10 juta untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari. Bahkan karena sering ditagih utang dan banyak memikirkan nasib Elis, sampai-sampai ibunya sendiri, Ny. Khosiah terkena stroke hingga akhirnya meninggal dunia.(A-67/das)***


View the original article here


Category Article , , ,

What's on Your Mind...