Pemerintah tidak Lakukan Perubahan, BEM SI Ancam Akan Melakukan Pergerakan

BANDUNG,(PRLM).- Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia memberi tenggat waktu kepada pemerintah hingga 20 Oktober mendatang untuk memperbaiki kinerja. Jika hingga 20 Oktober tidak ada perubahan BEM SI mengancam akan melakukan pergerakan.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator BEM SI M. Sayyidi dalam Rapat Kerja Nasional BEM SI di Balai Pertemuan Umum Universitas Pendidikan Indonesia Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Kamis (28/7). Pernyataan tersebut merupakan hasil keputusan yang dinamai "Deklarasi Siliwangi" dari Rakernas yang digelar sejak Senin (24/7) dan diikuti oleh perwakilan BEM dari perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Sayyidi menuturkan, kesempatan berupa tenggat waktu ini diberikan agar pemerintah bisa mengevaluasi dan memperbaiki kondisi bangsa. Sebab menurut pandangan BEM SI, pemerintah telah gagal mewujudkan kesejahteraan umum dan gagal memberikan perlindungan bagi segenap tumpah darah Indonesia.

"Pemerintah juga gagal dalam mewujudkan pendidikan yang terjangkau berkualitas, merata demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Pemerintah pun gagal mewujudkan penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi," ungkapnya. (A-157/kur)***


View the original article here


Category Article , , , , , ,

What's on Your Mind...