30 Persen Jalur Mudik Motor di Karawang Berlubang dan Rawan Kecelakaan

KARAWANG, (PRLM).- Sejumlah ruas jalan yang biasa digunakan untuk jalur mudik motor di Kabupaten Karawang kondisinya masih memprihatinkan. Sekitar 30 persen dari sepanjang 45 km jalur mudik untuk motor masih berlubang dan rawan kecelakaan.

Dari pantuan "PRLM", Selasa (9/8), jalan rusak itu meliputi tujuh kecamatan. Kerusakan jalan tersebut bervariasi. Akan tetapi, yang paling parah di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan dan Desa Pulojaya, Kecamatan Lemah Abang.

Beberapa ruas jalan yang masih berlubang dan bergelombang mulai dari perempatan Pasar Johar melalui Telagasari menuju Cikalong, Kecamatan Telagasari. Jalur Jalan Johar-Krasak hingga Cikalongsari kondisinya juga rusak parah. Padahal, jalur tersebut merupakan jalur alternatif bagi pemudik roda dua menuju pantura hingga Cirebon.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemudik motor dari Jakarta atau sumatera biasanya menggunakan jalur Kalimalang, Bekasi hingga ke Tanjungpura, Johar, hingga Cikalongsari sampai Cikampek. Namun, beberapa rusa jalan seperti jalan di Johar rusak parah.

"Belum tersentuh perbaikan, padahal jalur ini sering digunakan pemudik bermotor. Tahun lalu kondisinya juga rusak parah dan rawan kecelakan," ucap warga setempat, Andi (31).

Andi dan warga lainnnya berharap Pemkab Karawang memperbaiki meski perbaikan tambal sulam agar kasus kecelakaan bagi para pemudik dapat diminalisasi. "Tahun lalu, hampir setiap hari ada kasus kecelakan para pemudik karena jalan rusak dan penerangan jalan yang kurang," katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Karawang Ajun Komisaris Fillol Artha Praja mengatakan untuk mengantisiapasi kemacetan yang tambah parah dan jumlah kecelakaan yang meningkat saat mudik, pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat ke bupati.

"Surat ketiga baru ada tanggapan. Tanggapannya, perbaikan di sejumlah titik. Akan tetapi, perbaikan itu sampai kini masih belum maksimal.Padahal, target nasional perbaikan infrastruktur harus selesai H-10 mendatang," katanya.

Fillol berharap Pemkab Karawang lebih serius dalam menata infrastruktur menghadapi arus mudik lebaran nanti. "Kalau pada H-10 belum juga selesai penambalan dan perbaikan sementara akan memberikan tugas berat bagi aparat kepolisian," ucapnya. (A-186/das)***


View the original article here


Category Article , , , , , , ,

What's on Your Mind...