Indonesia Juara Pertama MTQ Internasional di Mesir

KAIRO, (PRLM).- Dua putra bangsa mengukir prestasi dalam kompetisi internasional Alquran di Kairo, Mesir.

Dalam kompetisi yang berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 25 Agustus 2011 tersebut, Indonesia lewat prestasi Salim Ghazali berhasil menyabet juara satu untuk cabang menghapal 20 Juz dengan total hadiah 35.000 Pound Mesir.

Sedangkan untuk cabang menghapal
dan memaknai, Asep Ismail dari Bandung berhasil menyabet juara harapan tiga dengan hadiah 15.000 Pound Mesir.

Ada pun pembagian hadiahnya diserahkan langsung oleh Dr. Muhammad Abdul Fadhil al Qushi, Menteri Wakaf dan Urusan Agama Mesir pada Jumat (26/8) petang, bertempat di Al Azhar Conference Center (ACC).

Turut hadir pada malam penutupan tersebut, Grand Syaikh al Azhar, Prof. Dr. Ahmad Thoyib dan Mufti Mesir, Prof. Dr. Ali Jum`ah.

Dalam kompetisi yang dihelat di masjid An Nur Abbassea Kairo ini, dibagi dalam lima cabang. Cabang pertama, hafalan, tajwid dan bacaan untuk 30 juz beserta tafsirnya; kedua, cabang hafalan 30 Juz; ketiga, cabang hafalan 20 juz; keempat, cabang hafalan 10 juz, dan kelima, cabang 5 juz.

Dari kelima cabang di atas, Indonesia mengutus dua peserta untuk dua cabang yang berbeda. Peserta pertama, ialah Asep Ismail dari Bandung berkompetisi dalam cabang paling bergengsi, yaitu; hafalan, tajwid, bacaan dan tafsirnya untuk 30 juz Alquran.

Sebelumnya, ayah muda dua anak ini merupakan juara II dalam STQ Nasional yang diselenggarakan di Banjarmasin pada Juli 2011.

Sementara, peserta lain, Muhammad Salim Ghazali asal Madura berkompetisi di cabang hafalan 20 juz. Dalam satu tahun terakhir, Salim telah mengikuti kompetisi serupa berskala internasional, di antaranya juara I hafalan 20 Juz tingkat Asia Pasifik (2010) dan juara III hafalan 30 juz di Iran.

Untuk tingkat Nasional, pada bulan Juli lalu di Banjarmasin, Salim menyabet juara I untuk hafalan 30 juz.

Indonesia bersama 65 negara lainnya, mengikuti kompetisi Internasional ke-19 Musabaqah Hifzi wa Tajwid Qur`an yang pada tahun 2011 ini oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Mesir bekerja sama dengan Universitas Al Azhar.

Di kesempatan terpisah, Sabtu (27/8), kedua putra terbaik Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa tersebut diundang oleh Kepala Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Kairo, Burhanuddin Badruzzaman untuk singgah di Masjid Indonesia Kairo.

Dalam kesempatan tersebut, selain diisi dengan ramah tamah dan demonstrasi kepiwaian keduanya dalam membaca Alquran, keduanya dihadiahi cinderamata oleh kepala KUAI. (Rls./A-88)***


View the original article here


Category Article , , , ,

What's on Your Mind...