Puluhan Mahasiswa BLKD Kota Bandung Tolak RUU Intelejen

BANDUNG, (PRLM).- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah (BLDK) Kota Bandung berunjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Jumat, (23/9). Massa berunjuk rasa menolak pengesahan rancangan undang-undang (RUU) Intelejen yang saat ini masih digodok pemerintah pusat.

Koordinator aksi BLDK, Rizqi Awal dalam orasinya mengatakan, rancangan undang-undang itu tidak lebih dari pesanan asing. Pasalnya, dalam rancangan tersebut masih terdapat sejumlah pasal yang multitafsir dan bermasalah.

Rizqi menjelaskan, RUU Intelejen tidak lebih dari pesanan asing. Oleh karena itu, pihaknya menolak keras pengesahan RUU Intelejen ini.

Menurut Rizqi, setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam putusan pengesahan undang-undang intelegen di periode masa sidang sebelumnya, kini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diam-diam melakukan melakukan pembahasan RUU ini.

"DPR ternyata diam-diam melakukan pembahasan RUU ini pada sidang paripurna pertengahan September 2011 lalu," ujar Rizqi.

Ia mengatakan, dalam draft terakhir RUU Intelejen masih terdapat sejumlah pasal yang multitafsir dan bermasalah. Apabila disahkan, maka nantinya akan berpeluang melahirkan rezim represif yang memata-matai rakyat. "Ini yang kami khawatirkan apabila rancangan ini nantinya disahkan pemerintah," ujarnya.

Rizqi menambahkan, apabila nantinya rancangan undang-undang ini disahkan pemerintah, maka Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) nantinya akan berubah status, menjadi satu-satunya pihak yang bisa menentukan terpenuhinya indikasi dan bukti awal yang cukup pada diri seseorang sehingga orang tersebut boleh disadap, diselediki, dan didalami. (A-198/kur)***


View the original article here


Category Article , , , ,

What's on Your Mind...