Jamsostek Akan Bangun Rusun Pekerja Berkeluarga

JAKARTA, (PRLM).- PT Jamsostek (Persero) akan membangun rumah susun (rusun) pekerja/buruh peserta Jamsostek yang sudah berkeluarga. Fasilitas itu dibangun dengan tetap memperhatikan keterjangkauan.

"Selama ini PT Jamsostek hanya fokus membangun rusun untuk pekerja lajang. Ke depan, kita akan tingkatkan untuk keluarga kecil minimal dengan dua anak, perumahan murah," kata Kepala Urusan External Humas Jamsostek, Ahmad Ali Baadila, dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (5/6).

Menurut dia, pembangunan rusun pekerja/buruh keluarga kecil diharapkan bisa direalisasikan pada 2012 ini. Untuk yang pertama, rencananya dibangun di Jalan Hang Kesturi, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam, Kepulauan Riau. "Kita berharap sekali bisa dibangun tahun ini di sisa lahan sekitar 5 hektar dari 10 hektar lahan yang ada. Perkiraan anggaran Rp140 miliar untuk 8 blok lagi dengan 50 kamar, tipe 36," ujarnya.

Dikatakan Ali, rumah susun untuk pekerja baik lajang dan berkeluarga, akan memudahkan pekerja mendapatkan tempat tinggal yang layak huni dan dekat dengan lokasi bekerja. Menurut dia, sumber dana untuk pembangunan ini bersumber dari Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta. “Karyawan peserta Jamsostek bisa memiliki rumah dengan memanfaatkan pinjaman uang muka dan program pinjaman renovasi rumah bekerja sama dengan perbankan,” tuturnya.

Terobosan ini dilakukan melalui program Pinjaman Uang Muka Perumahan Kerjasama Bank (PUMP-KB) sebesar Rp 20 juta sekaligus hibah uang administrasi sebesar Rp 500 ribu. "Ke depan jaminan pinjaman akan ditingkatkan besarannya menjadi Rp 50 juta dengan kerja sama perbankan di antaranya Bank BTN, BNI, Mandiri, serta beberapa bank pembangunan daerah," ujarnya.

PT Jamsostek menyediakan dana yang ditempatkan pada perbankan sebagai dana pendamping dalam menyalurkan kredit dengan beberapa persyataran yang harus dipenuhi, yakni, pekerja merupakan peserta dari perusahaan yang aktif minimal setahun, memiliki upah Rp 500 ribu per bulan, perusahaan tertib administrasi kepesertaan dan pembayaran iuran, dan peserta belum memiliki rumah.

Seperti diketahui, Rusunawa Kabil merupakan kompleks ketiga yang dibangun oleh PT Jamsostek di Batam setelah Rusunawa Lancang Kuning Batuampar dan Rusunawa Mukakuning, Batuaji. Di kompleks seluas 10 hektara Itu, ada 10 twin blok.

Kehadiran Rusunawa ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan papan para pekerja di Kawasan Industri Terpadu Kabil. Dari 10 twin block itu, ada 1.000 kamar tipe 27 yang mampu menampung 4.000 pekerja lajang. Rusun Jamsostek Kabil sudah dilengkapi pendukungnya seperti sarana olah raga, sarana ibadah, ruang serba guna, pusat jajan sederhana, mini market, laundry, warnet dan wartel, ATM, klinik serta apotik. (A-78/A-147)***


View the original article here


Category Article , , , ,

What's on Your Mind...