Sudahlah, Bandung Strategis sebagai Ibu Kota Jabar

INILAH.COM, Bandung - Pakar Planologi ITB, Denny Zulkaidi, menilai wacana pemindahan ibu kota Jawa Barat dari Bandung ke Cirebon akan merugikan semua pihak.

Alasannya, kata Denny, tadinya ibu kota Jabar itu berada di posisi yang sangat strategis, yakni di tengah-tengah provinsi Jabar. Makanya, jika dipindahkan ke ujung utara atau timur laut posisinya jadi tidak sentral lagi.

”Itu jadi tidak menguntungkan bagi daerah-daerah lainnya, begitu juga untuk Cirebon. Letaknya tidak strategis untuk menjadi ibu kota Jabar,” tegasnya.

Yang kedua, Denny menjelaskan, jika memang alasan dipindahkannya ibu kota ke Cirebon untuk mengatasi kesemrawutan di Kota Bandung, itu juga tidak tepat. Pertanyaannya, apakah jika pusat pemerintahan Jabar dipindahkan Bandung tidak semrawut lagi? Kenyataannya tidak begitu.

Karena, Denny mengungkapkan, kesemrawutan di Kota Bandung itu bukanlah karena faktor pusat pemerintahan Jabar. Melainkan, karena banyaknya factory outlet (FO), restoran dan pusat-pusat bisnis yang ada di Kota Bandung.

Makanya, kalau mau Kota Bandung tidak semrawut itu bukanlah dengan cara memindahkan ibu kota ke daerah lain. Tapi tempat-tempat bisnis, seperti FO, restoran, yang menjamur harus dibereskan.[ing]


View the original article here


Category Article , , , ,

What's on Your Mind...