Jalur Mudik Wilayah Bekasi Layak Pakai

BEKASI, (PRLM).- Jalan-jalan Kota Bekasi yang menjadi jalur mudik, khususnya pemudik bermotor, dinilai cukup layak untuk dilalui. Meski demikian, perbaikan di sejumlah titik tetap akan dilakukan. Infrastruktur kelengkapan lain demi keamanan dan kenyamanan pemudik pun akan dipenuhi.

Demikian penilaian umum Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai memantau langsung kondisi jalur mudik di Kota Bekasi, Kamis (2/8). Peninjauan dilakukan Rahmat di jalur utara, yakni Jalan Sultan Agung-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Ir H. Juanda.
"Jalan sepanjang jalur tersebut lumayan baik. Yang agak menjadi catatan mungkin hanya kebersihannya karena banyak sampah berceceran di pinggir-pinggirnya," kata Rahmat.

Adapun pada jalur mudik kedua, yakni Jalan K. H. Noer Ali-Jalan M. Hasibuan-Jalan Chairil Anwar, sejumlah lubang tampak di beberapa titik ruas jalan. Antara lain di Jalan K. H. Noer Ali depan kantor PDAM Tirta Patriot dan di seberang Bekasi Cyber Park. "Satu jalur mudik lagi di daerah Cibubur memang tidak kami pantau. Kami yakin kondisinya baik karena tiap hari dilalui presiden," kata Rahmat.

Meskipun tergolong relatif baik, Rahmat berpesan kepada Dinas Bina Marga dan Tata Air (Bimarta) Kota Bekasi untuk segera menambal lubang-lubang yang ada. Imbauan pun disampaikannya pada Dinas Pertamanan, Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum (DPPPJU) Kota Bekasi untuk memastikan lampu-lampu PJU di sepanjang jalur mudik berfungsi baik demi keselamatan pemudik. Sementara kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Rahmat mengimbau rambu-rambu jalan dilengkapi dan dipastikan dapat berfungsi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Bimarta Kota Bekasi Momon Sulaiman mengatakan dirinya segera menginstruksikan kepada pegawainya untuk segera menambal lubang-lubang tersebut sesuai imbauan wali kota. Dana untuk perbaikannya diprediksi tak akan lebih dari Rp 25 juta. "Lubang-lubangnya tidak banyak jadi saya bisa pastikan dikerjakan dalam waktu sehari pun bisa selesai," katanya.

Mengenai jalan rusak depan Pasar Baru Kota Bekasi yang juga merupakan bagian dari jalur mudik, dikatakan Momon, tidak termasuk yang dapat dikebut pengerjaannya. Oleh karena itu, para pemudik pun dialihkan ke Jalan Sersan Aswan dari persimpangan Rumah Sakit Bella. Pemudik pun melanjutkan perjalanan melalui Jalan Cut Meutia menuju Jalan Ir. H. Juanda ke arah perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi. (A-184/A-147)***


View the original article here


Category Article , , , , ,

What's on Your Mind...