Home > Wajib > Calon Jemaah Haji Wajib Vaksi Meningitis
Calon Jemaah Haji Wajib Vaksi Meningitis
Posted on Senin, 03 September 2012 by dragon kenshin
BANDUNG, (PRLM).- Menghadapi musim haji tahun 1933 Hijriah/2012 Masehi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat (Kanwil Kemenang Jabar) telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap calon jamaah haji asal Jabar.
”Nanti, Dinas Kesehatan akan memberikan saran kepada para calon jemaah haji terkait kondisi kesehatannya. Mereka yang punya penyakit akut atau parah akan diobati terlebih dahulu sebelum diberangkatkan,”ujar Kepala Bidang Penyelenggara Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenang Jabar, HA Buchori saat ditemui di ruang kerjanya.
Dia menambahkan, para calon jemaah diwajibkan untuk divaksin meningitis. Vaksin itu berguna untuk melindungi calon jemaah dari ancaman tertular infeksi pada selaput otak, sumsum tulang belakang dan keracunan darah. Infeksi meningitis rawan menular karena kadatangan jamaah haji asal Afrika, tempat yang merupakan daerah endemiknya.
Selain itu, Kanwil Kemenag Jabar juga memberikan informasi kondisi geografis dan iklim yang akan dihadapi para calon jemaah selama di menjalankan ibadah haji. Kami memberikan informasi seputar kondisi geografi dan cuaca pada saat bimbingan manasik haji selam 10 hari,” kata Buchori.
Dia mengatakan, manasik haji tak hanya berhubungan dengan masalah amaliah atau teknis ritual semata, akan tetapi berkaitan pula dengan pengetahuan nonteknis ritual berupa kondisi alam. Dengan pengetahuan tersebut, calon jemaah setidaknya sudah memiliki gambaran kondisi yang akan dihadapinya saat menjalankan ibadah haji. Oleh sebab itu, kesiapan fisik tubuh calon jemaah untuk beradaptasi dengan berbagai ondisi itu menjadi keniscayaan.
Berdasarkan laporan yang diterima, Buchori memperkirakan cuaca yang akan dihadapi calon jemaah masih terbilang normal.”Cuaca tak terlalu panas dan dingin saat pelaksanaan haji, sekitar 30 derajat celcius jadi terbilang normal. Akan tetapi, kemungkinan perubahan cuaca terjadi saat kepulangan kembali ke tanah air karena cuaca kemungkinan enjadi panas,”ucapnya. Dia pun tetap mewanti-wanti calon jemaah untuk tetap waspada karena perubahan cuaca yang ekstrem di luar prediksi bisa terjadi.”Perubahan cuaca ekstrem terjadi cepat, baik dari panas ke dingin maupun sebaliknya,”katanya
Buchori menghimbau calon jemaah untuk membawa pakaian secukupnya selain ihram yang wajib dibawa. “Pemerintah tak membatasi jumlah pakaian yang dibawa asal tak berlebihan dan tetap harus memperhatikan kerapian dan bagi perempuan tak boleh berpakaian ketat,” kata Buchori. (A-201/A-147)****
Category Article Calon, Jemaah, Meningitis, Vaksi, Wajib