Pemkot Bandung Ingin Dana Infrastruktur Naik 100%

Bandung - Pemkot Bandung menyusun skenario baru anggaran 2013 mendatang untuk lebih mengoptimalkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Bandung.


Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Edi Siswadi, pada rapat dengan jajaran DBMP Kota Bandung serta 30 camat se-Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Selasa (4/9/2012), disampaikan untuk percepatan program Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung diperlukan dana sebesar Rp483 miliar. Dana tersebut naik sekitar 100 persen dibandingkan alokasi 2012 Rp 225 miliar.


Dana tersebut digunakan untuk pembangunan jalan, trotoar, drainase, serta Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan-jalan lingkungan. Anggaran juga dialokasikan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kecamatan.


Edi pun menyatakan angka Rp483 miliar itu merupakan pagu sementara (indikatif) atau belum definitif. Angka itu mengacu kepada program yang sudah dibuat DBMP Kota Bandung.


Edi berharap kenaikan itu bisa menyelesaikan kurang optimalnya kondisi infrastruktur saat ini. Seperti diketahui, masyarakat Kota Bandung masih banyak yang mengeluhkan belum optimalnya sarana dan prasarana infrastruktur sebagai denyut nadi roda perekonomian.


"Kami berupaya agar anggaran ini disetujui oleh dewan. Jika ya, maka kenaikannya lebih dari seratus persen dibandingkan tahun ini," ujar Edi saat menjenguk petugas penyapu jalan Dinas Kebersihan Kota Bandung Dadang Sumpena, Rabu (5/9/2012).


Anggaran tersebut, lanjut Edi, nantinya dialokasikan 50 persen lebih untuk jalan. Sementara sisanya akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan drainase, trotoar serta PJU.


Dia mengatakan untuk merealisasikan keperluan anggaran itu, pihaknya sudah menyusun skenario serta maksimal alokasikan budget dengan efisiensi kegiatan yang tidak terlalu menunjang terhadap kebutuhan masyarakat.


Selain menekan anggaran belanja hibah dan bansos, juga akan dikurangi anggaran belanja pembangunan dan pemeliharaan kantor, kecuali kantor kecamatan dan kelurahan.


"Kami juga akan mengurangi biaya perjalanan dinas ke luar negeri dan luar kota, belanja barang termasuk belanja kendaraan," tegasnya seraya berharap program yang akan dilakukan itu bisa menjawab keluhan masyarakat selama ini.[jul]


View the original article here


Category Article , , ,

What's on Your Mind...